Friday, October 31, 2008

Pengalaman Pertama - Bagian 3 dari 3

Lalu dengan cepat aku menelanjangi rio sampai tidak ada satu benang pun menempel di badannya. Maka dari itu terlihatlah badan rio yang kecil, putih dan agak kurus itu, juga terlihat batang kemaluan yang kecil dan masih dalam kondisi tidur. Aku pun gantian memegangi rio dengan tommy.

Yang kulihat justru tommy membuka semua bajunya sampai telanjang, aku sih hanya diam saja, karena aku tahu apa maksudnya dan juga aku melihat batang kemaluan tommy yang mulai tegang. Namun rio tidak tahu bahwa tommy sudah telanjang, karena wajahnya kututupi dengan bantal.

Andi pun mulai membelai-belai lembut batang kemaluan rio, dan dengan seketika menjadi tegang rudal putihnya. Aku yang melihatnya menjadi sangat bernafsu, karena tidak ada satu bulu kemaluan pun terlihat (belum tumbuh) dan aku merasa bahwa senjata rahasiaku mulai bergerak semakin besar. tommy pun langsung menciumi rio, mulai dari mulutnya dan terus ke seluruh badannya dan terlihat rio sangat menikmatinya.

Setelah terlihat mulai tidak berontak, aku pun melepas peganganku. Aku duduk sejenak melihat aksi tommy. Ternyata aku tidak tahan lagi, dan aku buka semua pakaianku sampai aku telanjang bulat juga. Batang kemaluanku sudah tegang dari tadi dan sudah sangat keras. Saat itu aku mencukur seluruh bulu kemaluanku sehingga terlihat licin, sekilas terlihat sama dengan kepunyaan rio.

Aku pun ikut dalam permainan tersebut. rio pun kami berdirikan, tommy dan aku terus menciumi rio dan merabanya sampai dia merasa nikmat. tommy mulai mengarahkan batang kejantanannya untuk dimasukkan ke dalam anus rio, dan aku mulai mengulum rudal putihnya. Akhirnya tommy pun mencapai orgasmenya setelah terus mengocok batang kejantanannya di dalam anus rio. Dan tumpahlah air mani tommy ke dalam anus rio. Karena aku melihat bahwa rio akan sampai pada orgasmenya, aku berhenti mengulum batang rudalnya. tommy pun mulai mengeluarkan batangnya yang mulai lemas dari anus rio.

Batang kemaluan rio kutuntun untuk masuk ke dalam anusku. Dan tommy pun mengulum batang kemaluanku dengan nafsunya. Coba bayangkan, batang kemaluanku dikulum dan rio mnyodomiku, kenikmatannya sudah tidak terbayangkan lagi. Akhirnya semua badanku mengejang dan sepertinya sudah mau keluar. Bersamaan dengan itu, air mani rio pun tumpah ke dalam anusku. Dan selang waktu yang tidak lama, maniku pun keluar membasahi wajah dan mulut tommy. Wow.. luar biasa deh enaknya. Sampai-sampai aku tidak kuat berdiri lagi.

Lalu pelan-pelan batang kejantanan rio mulai dikeluarkan, dan tommy pun mulai membersihkan semua maniku yang tumpah ke wajahnya dan sedikit ke badanku. Aku pun hanya bisa tiduran di lantai karena merasa sudah sangat lelah. Karena rio merasa tidak terima perbuatanku terhadapnya, maka dia langsung mencium aku dengan nafsu dan kubiarkan saja badanku diciumi rio yang juga diikuti tommy. Aku hanya diam saja, hingga mereka berdua puas bermain dengan badan dan batang kemaluanku. Batang kejantananku yang tadinya mulai melemas, mereka paksa untuk berdiri tegak lagi. Dan yang kulihat, kemaluan mereka berdua mulai berdiri juga.

Aku pun mulai mengulum rudalnya tommy, dan akhirnya kami saling mengulum rudal teman. Entah setan apa yang ada, tommy langsung memasukkan kembali batang kejantanannya ke anusku, dan terpaksa batang kejantananku juga kumasukkan ke anus rio, sehingga kami saling menyodomi. Tanganku mulai mengocok batang kejantanan rio yang lebih kecil dari milik kami berdua.

Merasakan bahwa batang kejantanan tommy dikeluarkan dari anusku, aku pun ikut mengeluarkan rudalku dari anus rio. Kami bertiga saling berpelukan dan mengocok kemaluan yang lainnya. Akhirnya kami sampai pada klimaksnya, dan air mani kami bertiga membasahi seluruh tubuh kami. Dan saat itu kami saling berciuman.

Untung saja kamar mandinya ada di dalam kamar, sehingga kami tidak perlu keluar dengan keadaan badan penuh sperma dan sedikit lengket gitu. Soalnya kalau ketahuan bisa celaka.

Kami bertiga pun saling membersihkan badan kami dari air mani yang menempel di badan kami. Kami saling mengelap badan kami dari wajah sampai kaki dan tidak lupa kemaluan kami. Tapi apa daya, merasakan batang kemaluan kami masing-masing dielus-elus teman, maka berdiri lagi lah kemaluan kami. Dan kami saling tertawa melihat kemaluan masing-masing yang sedang berdiri tegang. Tapi kami tidak saling berhubungan badan lagi, karena sudah merasa sangat lelah setelah 2 kali klimaks.

Akhirnya kami pun pergi tidur dan istirahat. Dan kami bertiga putuskan untuk tidur tanpa busana. Kami bertiga tidur saling berpelukan dengan rio berada di tengah-tengah dan saling memegang kemaluan yang lainnya.

Bagian 1
Bagian 2

No comments: